Proyek Jembatan Ipi” Mangkrak”

Posted on Updated on

*PT.Padimum Golden & PT.Karya Putra Mandiri Adisarana ( Join Operation ) Harus Bertanggung Jawab Atas Tidak Selesainya Proyek Jembatan Ipi.

Pengerjaan Jembatan Yang Molor (Doc. Google)
Pengerjaan Jembatan Yang Molor (Doc. Google)

Morowali – Sudah satu tahun lebih jembatan Ipi rusak setelah diterjang banjir bandang, pembangunan Jembatan Ipi Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali melalui Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VI Makassar Tahun Anggaran 2014 APBN murni dengan menghabiskan anggaran 26 Milyar lebih dengan Nilai Kontral 25 Hari Kalender telah dilakukan pembangunanya. Namun sejak dikerjakan hampir enam bulan sampai batas waktu dan sudah menyebrang tahun 2015 belum juga selesai pekerjaanya.Rabu (14/1).

Hasil pantauan Majalah Target Buser dilapangan hanya terlihat pekerjaan pondasi kiri dan kanan jembatan dari arah Bungku dan Desa Bente. Selain itu tidak ada lagi pekerjaan yang diselesaikan oleh pihak Kontraktor. Terlihat di tempat pekerja dimana tempat tidur juga tidak ada satupun orang yang bekerja, terlihat sepi, tidak ada tanda-tanda dikerjkan kembali proyek jembatan Ipi tersebut.

Sesuai dengan papan proyek yang dipasang terlihat bahwa proyek jembatan Ipi tersebut dari Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanan Jalan Nasional VI Makassar dengan Satuan Kerja ; Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Sulawesi Tengah, Kegiatan Pelaksanaan Jalan Ruas Beteleme – Bungku Sulawesi Tengah dengan Paket Pekerjaan Jembatan Ipi II Cs: 1. Jembatan Ipi II Km 501+810 1,20 M, 2. Jembatan Mayoa Km 376+125 60,00 M, 3. Jembatan Korowoa Km 409+400 03,00, 4 Jembatan Tompira Km 418+00003,00 M. Dan Penyedia Jasa oleh PT.Padimum Golden – PT Karya Putera Mandiri Adisarana (Join Operation) serta Konsultan Supervisi dari PT. Epadascon Pertama.

Hal ini sangat disayangkan karena seharusnya tahun 2015 jembatan Ipi sudah selesai dan bisa difungsikan , akan tetapi kenyataan dilapangan belum selesai seratus persen, dan yang menjadi aneh adalah yang tertulis dipapan proyek dari empat pekerjaan jembatan, penjelasanya dijadikan satu dipapan proyek yang telah dipasang beberpa bulan lalu dan sekarang sudah tidak ada lagi papan proyek tersebut, tidak tau dimana rimbanya?

Kalau kita lihat pihak kontraktor hanya mengejar Volume, sehingga hanya ingin mendapatkan uang sesuai dengan Volumenya, namun tidak ada etiket baik untuk menyelesaikan pekerjan tersebut.

Salah satu warga Ipi Acok juga sangat menyayangkan dengan kinerja pihak kontraktor, karena hanya bekerja asal-asalan saja! Terbukti pekerjan pengeboran saja selama empat bulan lebih tidak bisa diselesaikan. Kontraktor macam apa? Untuk itu diminta agar pihak yang berkompeten mengusut tuntas masalah ini. Kami warga Ipi sudah dibohongi dengan adanya proyek ini sehingga menjadi tersiksa jika mau lewat dijembatan karena belum jadi jembatan tersebut dan harus melaui jembatan sementara disebelah jembatan yang dibangun .Katanya dengan nada kesal.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Morowali M.Yusuf Target Buser mengaku tidak tau masalah pekerjaan proyek jembatan Ipi, karena itu wewenang dari Dinas PU Propinsi bukan dari Dinas PU Kabupaten Morowali singkatnya. (pri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s