Kantor Kajari Asahan Di Demo Oleh Wartawan, Lsm, Dan Masyarakat Se-Asahan

Posted on Updated on

1Target Buser SUMUT, Kisaran (Asahan) – Kantor Kajari Asahan yang di demo oleh wartawan, LSM, dan masyarakat mengundang perhatian banyak pihak masyarakat Kabupaten Asahan. Sejak menjabat menjadi Kajari Asahan lebih kurang satu tahun, Muhammad Rawi, SH, MH belum menunjukkan kinerja yang baik sesuai dengan janjinya. Masyarakat Asahan merasa kecewa dengan kinerja Kajari Asahan karena tidak bisa mengungkap kasus-kasus korupsi yang yang ada di Kabupaten Asahan.

Sewaktu beliau akan menjabat sebagai Kajari Asahan, beliau pernah berjanji kepada pemdemo akan menyelesaikan satu kasus korupsi di Kabupaten Asahan dalam jangka waktu satu bulan. Nyatanya Kajari Asahan tidak mampu merealisasikan janjinya kepada Masyarakat Asahan khususnya kepada Wartawan / LSM. Dalam orasinya, pendemo menuntut kepada Jaksa Agung RI agar Kajari Asahan Muhammad Rawi, SH, MH segera dicopot dari jabatannya atau secepatnya dimutasikan.

“Copot Kajari Asahan!!! Pindahkan!!! Banyak Omong!!! Arogan!!! Kami tidak butuh Penegak Hukum seperti itu. Tidak mempunyai etika”, ucap para pendemo saat menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Kajari Kabupaten Asahan yang dikawal puluhan personel dari Polres Asahan dan DanDim 0208 Asahan.

2Situasi panas dimulai sejak Surat Panggilan Pribadi yang ditujukan kepada salah seorang Wartawan Media Cetak Zulham Nainggolan oleh Muhammad Rawi. Surat tersebut berisi kalimat ancaman dan intimidasi terhadap Wartawan tersebut. Seperti diketahui, surat itu menyusul setelah diberitakannya kinerja buruk Kajari Asahan oleh Media Cetak Harian Promedia.

Surat ancaman tersebut mendapat perhatian dari berbagai lapisan masyarakat termasuk didalamnya Wartawan dan LSM, dan instansi-instansi Pemerintahan di Kabupaten Asahan. Menanggapi itu, Masyarakat Kabupaten Asahan dipimpin Aliansi Solidaritas Wartawan dan LSM se-Kabupaten Asahan menggelar demo besar-besaran di depan Kantor Kajari Asahan karena Muhammad Rawi juga telah mengabaikan UU PERS No. 40 Tahun 1999 dan UU No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP).

Aliansi Solidaritas Wartawan dan LSM menyatakan apabila ada pemberitaan yang telah menyinggung seharusnya Muhammad Rawi bisa menggunakan hak jawab dan hak bantah terhadap berita tersebut. Bukan melakukan intimidasi dan ancaman serius kepada wartawan manapun.

Diduga, Muhammad Rawi ada “main mata” dengan tersangka di Kabupaten Asahan. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya penyelesaian atas kasus-kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Asahan yang sudah terkuak beberapa tahun yang lalu. (Effendi Kesuma)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s