Resort dan Kriminal

Memprihatinkan, 442 Tahanan Rutan di Pekanbaru Kabur

Posted on Updated on

Jakarta – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan menilai kaburnya 442 tahanan Rumah Tahanan Sialang Bungkuk di Pekanbaru memprihatinkan.

“Tentu ini sangat memalukan karena kasus seperti ini sudah sering terjadi dan tidak dijadikan pelajaran dalam mengembangkan Rumah Tahanan di indonesia. Kasus ini membuat kita semua terkejut dan memprihatinkan,” kata Edi melalui keterangan tertulisnya.

Dalam penelitian Lemkapi, kata dia, selama ini ada beberapa faktor yang menyebabkan tahanan kabur.

Pertama, menurut Edi karena faktor penghuni tahanan yang melebihi dari ruangan yang tersedia. Misalnya, Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru kapasitas 300 tahanan diisi 1.870 tahanan.

Kedua, kata Edi, pengawasan terhadap tahanan belum sepenuhnya baik di mana masih sering kita mendengar ada kolusi antara tahanan dan oknum petugas sehingga masih ada penyalahgunaan kewenangan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Baru 9 Hari Menjabat, Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga, SIK, MSi Ungkap 2 Kasus Yang Meresahkan Warga

Posted on Updated on

Kapolres Asahan AKBP. Kobul Syahrin Ritonga, SIK, MSi

Kisaran, Asahan – Masyarakat Sumatera Utara sempat dihebohkan dengan kasus pembunuhan Keluarga Riyanto di Jl Kayu Putih Lingkungan XI Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli yang terjadi Minggu (9/4/2017) lalu.

Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna Gang Buntu Sekip Lubukpakam Deliserdang yang merupakan satu dari tiga orang terduga pelaku pembunuhan tersebut ditangkap Tim Gabungan dari Polda Sumatera Utara dan Polres Asahan di Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu tepatnya dua hari setelah pembunuhan terjadi (11/4/2017). Hal ini dibenarkan Kapolres Asahan AKBP. Kobul Syahrin Ritonga yang baru menjabat pada 4 April yang lalu.

“Setelah mendapat informasi, Andi Syahputra langsung kita ringkus tepatnya di Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan. Motifnya menurut keterangan tersangka karena uang Rp. 500.000”, sebut AKBP. Kobul Syahrin Ritonga saat diwawancarai Efendi Kesuma wartawan Target Buser di ruang kerjanya.

Baca entri selengkapnya »

Polisi Ungkap Praktik Curang Penyebab Tingginya Harga Cabai

Posted on Updated on

Jakarta – Meroketnya harga cabai beberapa bulan terakhir ternyata bukan disebabkan oleh minimnya pasokan cabai di beberapa pasar induk. Melainkan, adanya praktik kecurangan yang dilakukan para pengepul cabai.

Bereskrim Rilis Kasus Penimbun Cabai

Fakta ini sebagaimana yang ditemukan jajaran Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri pada Februari 2017.

Kasubdit Industri dan Perdagangan (Indag) Dirtipideksus Bareskrim Polri, Kombes Hengki Hariyadi mengatakan pihaknya telah mengamankan dua orang tersangka atas kasus ini. Dua tersangka yang diketahui berinisial SJN dan SNO berperan sebagai pengepul cabai dari petani.

Menurut Hengki, seharusnya para pengepul ini menjual cabai ke sejumlah pasar induk. Namun, mereka malah mengalihkannya langsung ke perusahaan. “Berdasar penyidikan 50 ton harus ke Pasar Induk, 80 persen berkurang, lari ke beberapa perusahaan,” kata Hengki di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2017).

Baca entri selengkapnya »

Polisi Tangkap Bos Koperasi Pandawa Group

Posted on Updated on

Jakarta – Polisi berhasil menangkap Ketua Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Mandiri Group, Salman Nuryanto, Senin (20/2) dini hari.

Salman Nuriyanto Bos Pandawa Group

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan hal tersebut. Meski demikian, Argo belum dapat memberikan keterangan lebih lengkap.

“Mengenai ditangkapnya Ketua KSP Pandawa benar, namun belum bisa saya jelaskan lebih lengkap,” ujar Argo.

Pada 10 Februari lalu, Salman telah Ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidaina pencucian uang atas investasi bodong Pandawa Mandiri Group.

Salman juga telah masuk dalam daftar pencarian orang karena tidak memenuhi dua panggilan yang dilayangkan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Salman yang awalnya dilaporkan dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, kini dijerat dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca entri selengkapnya »

Perampokan Sadis 6 Orang Ditemukan Tewas

Posted on Updated on

TKP Jl.Pulomas Utara no.7A
TKP Jl.Pulomas Utara no.7A

Jakarta – Aksi perampokan disertai pembunuhan terjadi dikawasan Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT 12/RW 16 Kayuputih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa (27 Des 2016).

Sebanyak enam orang tewas dalam kondisi disekap di kamar mandi salah satu rumah. Keenam korban itu adalah Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, Yanto, dan Tasrok (40).

Sementara itu, korban yang masih hidup adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).

Aksi Perampokan disertai pembunuhan ini awalnya diketahui seorang saksi bernama Sheila Putri teman dari korban Diona yang datang ke lokasi kejadian untuk bertemu dengan korban, Ia mendapati pintu rumah tidak terkunci dan ada suara rintihan dari salah satu kamar mandi.

Baca entri selengkapnya »