Resort dan Kriminal

POLRI ANTISIPASI BERITA HOAKS

Posted on Updated on

Jakarta – Penyebaran kabar berita hoaks diperkirakan akan meningkat saat masa kampanye, untuk itu Polri akan mengantisipasi penyebaran hoaks di dunia maya jelang masa kampanye Pileg dan Pilpres 2019.

“Perkiraan kita Hoaks ini akan meningkat,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto dalam acara senam bersama “Saring sebelum Sharing” di car free day Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (23/9).

Polri juga akan memberikan literasi kepada warganet untuk menyebarkan konten-konten yang benar dan akurat. “Karena itu kita berharap para netizen lebih bijaksana menyebarkan kontennya, saring dulu sebelum sharing, pilih mana yang layak sebelum disebarluaskan ke publik.  Ada yang mengatakan hoaks itu dibuat oleh orang pintar tapi jahat, dan disebarkan oleh orang baik tapi bodoh,” kata Setyo. Baca entri selengkapnya »

Iklan

PASANGAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA DIBEKUK POLISI

Posted on Updated on

Jakarta – Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap sepasang kekasih yakni Sam (55) dan MJ (27), Jumat (21/9) malam. Diketahui sebagai pengedar narkoba, keduanya ditangkap di sebuah rumah kos di Jalan KH Royani II RT 02 RW 01, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, “Berdasarkan informasi dari masyarakat, ada peredaran narkoba di daerah Slipi. Setelah melakukan observasi, pelaku berada di kosannya di Kuningan. Sam dan pacarnya (MJ) tidak berkutik pada saat kami gerebek,” kata Erick, Sabtu (22/9/2018). Baca entri selengkapnya »

TAHANAN KEPULAUAN SERIBU KABUR, 7 ORANG TERTANGKAP 13 LAGI MASIH DIBURU

Posted on Updated on

Jakarta – Kejadian kaburnya tahanan dari Rutan Polres Kepulauan Seribu ini bermula saat piket Brigadir Dua Polisi Nanda Agustian mengantarkan salah satu tahanan untuk melakukan tes urine.

Usai tes Agustian kembali membawa tahanan ke dalam Rutan, saat membuka pintu Rutan para tahanan lalu mendorong dan memukul Bintara Polisi tersebut hingga akhirnya 20 orang tahanan melarikan diri. Baca entri selengkapnya »

Memprihatinkan, 442 Tahanan Rutan di Pekanbaru Kabur

Posted on Updated on

Jakarta – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan menilai kaburnya 442 tahanan Rumah Tahanan Sialang Bungkuk di Pekanbaru memprihatinkan.

“Tentu ini sangat memalukan karena kasus seperti ini sudah sering terjadi dan tidak dijadikan pelajaran dalam mengembangkan Rumah Tahanan di indonesia. Kasus ini membuat kita semua terkejut dan memprihatinkan,” kata Edi melalui keterangan tertulisnya.

Dalam penelitian Lemkapi, kata dia, selama ini ada beberapa faktor yang menyebabkan tahanan kabur.

Pertama, menurut Edi karena faktor penghuni tahanan yang melebihi dari ruangan yang tersedia. Misalnya, Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru kapasitas 300 tahanan diisi 1.870 tahanan.

Kedua, kata Edi, pengawasan terhadap tahanan belum sepenuhnya baik di mana masih sering kita mendengar ada kolusi antara tahanan dan oknum petugas sehingga masih ada penyalahgunaan kewenangan.

Baca entri selengkapnya »

Baru 9 Hari Menjabat, Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga, SIK, MSi Ungkap 2 Kasus Yang Meresahkan Warga

Posted on Updated on

Kapolres Asahan AKBP. Kobul Syahrin Ritonga, SIK, MSi

Kisaran, Asahan – Masyarakat Sumatera Utara sempat dihebohkan dengan kasus pembunuhan Keluarga Riyanto di Jl Kayu Putih Lingkungan XI Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli yang terjadi Minggu (9/4/2017) lalu.

Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna Gang Buntu Sekip Lubukpakam Deliserdang yang merupakan satu dari tiga orang terduga pelaku pembunuhan tersebut ditangkap Tim Gabungan dari Polda Sumatera Utara dan Polres Asahan di Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu tepatnya dua hari setelah pembunuhan terjadi (11/4/2017). Hal ini dibenarkan Kapolres Asahan AKBP. Kobul Syahrin Ritonga yang baru menjabat pada 4 April yang lalu.

“Setelah mendapat informasi, Andi Syahputra langsung kita ringkus tepatnya di Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan. Motifnya menurut keterangan tersangka karena uang Rp. 500.000”, sebut AKBP. Kobul Syahrin Ritonga saat diwawancarai Efendi Kesuma wartawan Target Buser di ruang kerjanya.

Baca entri selengkapnya »