Vonis 2 Tahun Penjara, Ahok Langsung di Tahan

Posted on

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Saat mengikuti persidangan

Jakarta – Drama kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencapai titik akhir. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Ahok.

“Menyatakan Ir Basuki Tjahaja Purnama terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penodaan agama dan menjatuhkan pidana penjara 2 tahun dan memerintahkan terdakwa ditahan,” ujar Dwiarso dalam persidangan di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa 9 Mei 2017.

Vonis ini lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Memprihatinkan, 442 Tahanan Rutan di Pekanbaru Kabur

Posted on Updated on

Jakarta – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan menilai kaburnya 442 tahanan Rumah Tahanan Sialang Bungkuk di Pekanbaru memprihatinkan.

“Tentu ini sangat memalukan karena kasus seperti ini sudah sering terjadi dan tidak dijadikan pelajaran dalam mengembangkan Rumah Tahanan di indonesia. Kasus ini membuat kita semua terkejut dan memprihatinkan,” kata Edi melalui keterangan tertulisnya.

Dalam penelitian Lemkapi, kata dia, selama ini ada beberapa faktor yang menyebabkan tahanan kabur.

Pertama, menurut Edi karena faktor penghuni tahanan yang melebihi dari ruangan yang tersedia. Misalnya, Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru kapasitas 300 tahanan diisi 1.870 tahanan.

Kedua, kata Edi, pengawasan terhadap tahanan belum sepenuhnya baik di mana masih sering kita mendengar ada kolusi antara tahanan dan oknum petugas sehingga masih ada penyalahgunaan kewenangan.

Baca entri selengkapnya »

26 Miliar Rupiah Obat Dan Makanan Ilegal Dimusnahkan Badan POM

Posted on Updated on

Pemusnahan Barang Bukti

Jakarta – Badan POM kembali memusnahkan Obat dan Makanan ilegal hasil pengawasan Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta dengan nilai keekonomian mencapai lebih dari 26 miliar rupiah. Pemusnahan secara simbolis dilakukan secara langsung oleh Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito di halaman kantor BBPOM di Jakarta.

Produk yang dimusnahkan merupakan hasil Operasi  Penertiban terhadap obat dan makanan ilegal sepanjang tahun 2014 – 2016 dan hasil pengawasan rutin oleh BBPOM di Jakarta selama tahun 2015 – 2016. Dari hasil Operasi Penertiban, produk yang dimusnahkan terdiri dari 450 item pangan dan kosmetik tanpa izin edar senilai lebih dari 24 miliar rupiah.

Sementara temuan dari hasil pengawasan rutin BBPOM di Jakarta berupa obat kuat tanpa izin edar, obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO), suplemen kesehatan ilegal, kosmetik ilegal, serta  pangan ilegal dengan nilai keekonomian lebih  dari 2 miliar rupiah. Seluruh barang bukti yang dimusnahkan telah mendapatkan Ketetapan Pemusnahan dari Pengadilan Negeri setempat, dan akan dimusnahkan di tempat pemusnahan akhir di wilayah Tangerang, Banten.

Baca entri selengkapnya »

Baru 9 Hari Menjabat, Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga, SIK, MSi Ungkap 2 Kasus Yang Meresahkan Warga

Posted on Updated on

Kapolres Asahan AKBP. Kobul Syahrin Ritonga, SIK, MSi

Kisaran, Asahan – Masyarakat Sumatera Utara sempat dihebohkan dengan kasus pembunuhan Keluarga Riyanto di Jl Kayu Putih Lingkungan XI Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli yang terjadi Minggu (9/4/2017) lalu.

Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna Gang Buntu Sekip Lubukpakam Deliserdang yang merupakan satu dari tiga orang terduga pelaku pembunuhan tersebut ditangkap Tim Gabungan dari Polda Sumatera Utara dan Polres Asahan di Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu tepatnya dua hari setelah pembunuhan terjadi (11/4/2017). Hal ini dibenarkan Kapolres Asahan AKBP. Kobul Syahrin Ritonga yang baru menjabat pada 4 April yang lalu.

“Setelah mendapat informasi, Andi Syahputra langsung kita ringkus tepatnya di Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan. Motifnya menurut keterangan tersangka karena uang Rp. 500.000”, sebut AKBP. Kobul Syahrin Ritonga saat diwawancarai Efendi Kesuma wartawan Target Buser di ruang kerjanya.

Baca entri selengkapnya »

Dituding Konflik Kepentingan, Ketua KPK Bantah Tudingan

Posted on Updated on

Jakarta – Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan tidak ada konflik kepentingan dalam dirinya dengan pengungkapan proyek pengadaan e-KTP seperti dituduhkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Ketua KPK Agus Rahardjo

“Saya tidak mau berpolemik di media massa seperti ini, kita buktikan saja di pengadilan. Kita buktikan janji saya bahwa semua itu tidak terjadi, conflict of interest tidak terjadi, saya tidak pernah melobi orang, saya tidak pernah menjatuhkan orang, itu semua tidak terjadi, yakinkanlah itu,” kata Agus di Jakarta.

Fahri Hamzah menuduh Agus Rahardjo mempunyai konflik kepentingan dalam kasus korupsi e-KTP. Tuduhan Fahri didasarkan pada asumsi dia bahwa Agus pernah menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) yang memberikan pendapat pengadaan e-KTP.

Baca entri selengkapnya »